Hari itu
Kopi panas kian sejuk
Pandanganku
Kosong tiada arah tuju
Kering sudah tangis
Luka masih pedih
Suara
Sepi menamparku
Dengan bayang wajahmu
Gema
Suaramu selalu
Bergetar di jiwaku
Tak mahu sesalku melumpuh sukma
Baktiku, doaku sebagai melunas rindu
Jam berdetik
Sayu hati diusik
Kisah tragis
Ku selimuti jasa bakti
Kering sudah tangis
Luka masih pedih
Suara
Sepi menamparku
Dengan bayang wajahmu
Gema
Suaramu selalu
Bergetar di jiwaku
Tak mahu sesalku melumpuh sukma
Baktiku, doaku sebagai melunas rindu
Baru kini
Ku tahu bagaimana
Suara sepi